Skip links

Sub heading far far away

eighTsuN Project - Web Designer and Digital Marketing Services

Alasan Migrasi dari Blogger ke WordPress

eighTsuN Project  – Dalam kegiatan Blogging, seorang blogger umumnya telah mengenal dua platform blogging yang tentu sangat terkenal. Yang pertama adalah platform blog milik raksasa teknologi informasi Google yaitu Blogger dan selanjutnya adalah WordPress.

Dan akhir-akhir ini, saya sering mendapat pertanyaan dari rekan-rekan di Komunitas Blogger Jakarta, jika sudah lama melakukan aktivitas bloggingnya pada platform Blogger dan ingin migrasi atau pindah ke WordPress apa sih plus dan minusnya? Dan hal apa saja yang harus dipertimbangkan?

Pada tulisan ini, saya akan berusaha untuk menjelaskan secara sederhana tentang apa alasan migrasi Blogger ke WordPress serta beberapa pertimbangan yang harus kita perhatikan sebelum memulai langkah tersebut.

Mengenal Perbedaan Hosted dan Self-Hosting

Sebelum kita bahas terlalu jauh, yang perlu saya ulas pertama kali adalah tentang apa sih pengertian Hosted dan Self-Hosting itu.

Hosted  secara sederhana adalah ketika kita mendaftar pada situs platform blogging, dan nantinya kita akan diberikan subdomain dari platform blogging tersebut dan kita hanya dapat mengakses fitur yang sudah tersedia di panel administrator atau dashboard tanpa dapat membuka script pemrograman dari platform blogging itu tentunya

Interface Cpanel Hosting
Interface Cpanel Hosting

 

Sedangkan Self-Hosting merupakan metode untuk menginstall platform blog atau Website pada layanan hosting yang sudah dibeli dari perusahaan jasa penyedia hosting seperti Qwords, Masterweb, dll.

Dengan memiliki hosting, kita dapat mengakses cpanel (control panel), sehingga kita dapat dengan leluasa mengakses setiap file-file pemrograman (source code) dari platform blogging milik kita. Dari sini mungkin bisa dibayangkan bahwa kita dapat lebih dalam memodifikasi file-file pemrogramannya bukan?

Perbedaan platform Blogger dan WordPress itu sendiri terletak pada jenis layanan yang diberikan. Dimana Blogger tidak memberikan pilihan kepada para penggunanaya untuk memilih jenis layanan.

Hanya terdapat satu pilihan, yaitu hosted. Mengapa demikian? Source code Blogger tidak dapat diunduh secara bebas seperti platform WordPress. Saat kita mendaftar di situs resmi Blogger, kita akan mendapatkan subdomain. Seperti : https://eightsun.blogspot.com

Lalu untuk WordPress bagaimana ?

WordPress sebagai platform blog menyediakan source code program secara terbuka atau open source, jadi siapapun dapat menginstallnya pada layanan hosting yang dimilikinya, hal inilah yang dinamakan self-hosting.

Jika belum punya hosting atau tidak mau repot melakukan pembayaran biaya langganan hosting, WordPress sebenarnya juga menyediakan layanan hosted. Sama seperti Blogger, begitu kita mendaftar di WordPress, kita langsung mendapatkan subdomain. Contoh: https://eightsun.wordpress.com.

Perbedaan Desain Blogger dan WordPress

Secara umum seperti yang telah saya sebutkan diatas bahwa Blogger dan WordPress memiliki perbedaan dalam memberikan akses kepada penggunanya pada source code atau script pemrograman. Mudahnya, seorang pengguna terbilang cukup dibatasi ketika ingin membuat tampilan blog miliknya menjadi wah dengan platform Blogger, sedangkan dengan WordPress self-hosting kita bisa dengan leluasa mengeksplorasi script pemrograman sehingga bisa menciptakan desain tampilan blog yang memukau pengunjung.

Platform Blogger pada umumnya hanya memanfaatkan berbagai script javascript yang disematkan pada widget-widget di sidebarnya dengan kata lain script tersebut hanya diberikan sebagai pelengkap pada script yang ada, bukan pada core atau inti file programnya, sedangkan WordPress dapat dikembangkan dengan menambahkan script pemrograman yang dikemas dalam aplikasi yang dikenal sebagai plugin, sehingga dengan metode ini desain tampilan dari blog berplatform WordPress self-hosting dapat secara luas dieksplorasi oleh pemiliknya.

Apalagi saat ini, sedang berkembang dengan pesat plugin Page Builder seperti Visual Composer dan Elementor, dimana plugin tersebut berfungsi untuk memudahkan para blogger untuk mendesain blog miliknya menjadi lebih atraktif dengan memberikan animasi-animasi pada setiap bagian konten miliknya.

Teknis Penggunaan Blogger dan WordPress

Dalam penggunaannya, dashboard Blogger dan WordPress pada dasarnya sama dan hampir tidak memilki banyak perbedaan selain dari fitur plugin yang terdapat pada platform WordPress. Dan dashboard dari masing-masing platform, dapat dengan mudah dioperasikan dan tidak membutuhkan pengetahuan khusus. Yang mungkin diperlukan adalah sedikit kesabaran dalam mempelajari masing-masing fitur umum yang ada di dasboard platform blog seperti fungsi-fungsi tampilan, pengaturan komentar, posting konten, pengaturan domain dan lain sebagainya.

Nah setelah kita mengenai beberapa hal diatas, tibalah saatnya kita membahas apa sih alasan migrasi Blogger ke WordPress? Berikut ini adalah beberapa alasan yang perlu menjadi pertimbangan.

Desain

WordPress memudahkan kita untuk memanipulasi script pemrograman, dan juga terdapat fitur menambahkan plugin sebagai cara untuk mengembangkan blog berbasis WordPress menjadi semakin handal.

Bagi kalian yang menginginkan blog memiliki tampilan yang benar-benar ‘wah‘, artinya terdapat begitu banyak animasi, serta memiliki tampilan yang responsif dan juga apik. WordPress merupakan solusi untuk keinginan tersebut.

Apalagi jika para blogger mengikuti tren kompetisi blogging yang gencar diadakan oleh para vendor, pasti kita bisa melihat para kontestan kompetisi tersebut, bukan hanya mengutamakan konten untuk lomba, namun juga sudah mulai secara maksimal mempercantik tampilan blog serta konten mereka dengan berbagaimacam animasi dari page builder.

Karena sesuatu yang menarik, ternyata butuh proses panjang dan perjuangan.

Maksimal dalam Search Engine

Bagi seorang blogger, yang mulai memikirkan tentang membuat konten untuk bisnis. Pasti sudah biasa mendengar istilah SEO atau Search Engine Optimization yang merupakan metode untuk menargetkan kata kunci dari konten untuk dapat di-tracking ketika client mengetikkan kata pada situs mesin pencari.

Untuk kebutuhan itu, lagi-lagi pada platform WordPress bisa menjadi andalan bagi seorang blogger. Karena terdapat berbagai macam plugin yang bisa mendukung kebutuhan itu. Mulai dari yang gratis hingga berbayar seperti Yoast, All-in-One Pack dan masih banyak lagi. Para blogger sangat dimudahkan perihal SEO ketika menggunakan plugin WordPress.

Penggunaan Plugin Search Engine Optimization pada WordPress
Penggunaan Plugin Search Engine Optimization pada WordPress

 

Nah, apakah Blogger atau platform lain tidak bisa maksimal dalam SEO

Pertanyaan bagus. Untuk Blogger sendiri, mengoptimasi konten untuk kebutuhan SEO dibutuhkan pengetahuan scripting bahasa pemgorgaman XML secara mendalam karena perlu untuk mengkonfigurasi script meta dan lain sebagainya.

Dan jika rekan-rekan perhatikan pada kontes SEO, para peserta kontes umumnya bukan mengedepankan kualitas konten  yang informatif, namun lebih pada memanipulasi konten seperti penggunaan tag alt, susunan heading, penempatan keyword, jumlah kata dalam konten, penempatan backlink dan lain sebagainya agar dapat maksimal dalam optimasi konten tersebut.

Jadi bagi para blogger yang ingin ikut serta dalam kontes SEO atau ingin agar bisnisnya dapat ditemukan pada mesin pencari namun memiliki kendala dalam pemahaman scripting XML, dapat dengan mudah menggunakan plugin SEO yang ada pada WordPress, kita hanya perlu menginputkan detail informasi yang kita targetkan untuk optimasi konten kita.

Kebebasan

Ketika Anda memilih untuk hosted, maka rekan-rekan harus terima dengan setiap aturan yang ada pada penyedia platform blogging. Artinya ketika Anda melakukan penyalahgunaan atau pelanggaran perihal karya cipta dan lain sebagainya, Anda harus terima jika suatu saat penyedia platform blog menonaktifkan blog Anda tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Karena mereka adalah pemilik sepenuhnya layanan tersebut dan Anda hanya sekedar menitipkan konten atau ide karya Anda. Jika suatu ketika ada orang yang mungkin jengkel dengan konten yang Anda buat dan melaporkannya, maka bisa saja konten Anda akan hilang begitu saja.

Hal ini tentu berbeda jika Anda menggunakan self-hosting, Anda memiliki kendali penuh terhadap platform blog milik Anda itu. Dan kemungkinan untuk blog Anda di hapus oleh pemilik platform blog tentu saja tidak mungkin terjadi.

Emang WordPress se-powerfull itu?

Setiap hal di dunia ini pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Begitu juga dengan platform blog. Jika kita menggunakan platform Blogger, soal keamanan maka platform Blogger memiliki tingkat keamanan yang sangat bagus tingkat dewa. Karena kestabilan server yang digunakan adalah milik Google, memiliki bandwith yang sangat besar yang siap menerima serangan DDoS dan juga sistem keamanan yang bagus sehingga jika ada orang yang berniat jahat pada blog Anda dan ingin merusaknya, dia harus bekerja ekstra keras hidup dan mati.

Dan untuk WordPress self-hosting, masalah keamanan tentu merupakan hal yang perlu disiapkan secara matang. Saya sendiri memiliki platform inspiratif dengan domain http://militer.id. Dengan domain yang begitu cantik dan juga sensitif, bisa dibayangkan berapa banyak sekali attacker yang mencoba untuk membuat website tersebut mati.

Contoh Serangan Blog WordPress
Contoh Serangan pada Militer.ID

 

Untuk itu, saya hanya perlu untuk menginstall plugin-plugin keamanan. Perihal plugin keamanan untuk WordPress akan saya bahas pada artikel selanjutnya.

Kesimpulan

Jadi bagi rekan-rekan blogger yang mulai menyadari fungsi blog sebagai media untuk menciptakan personal branding, kebutuhan bisnis, untuk ikut serta dalam perlombaan dan beberapa kebutuhan lainnya karena memiliki kelebihan dalam keleluasaan desain, optimasi, dan kebebasan seperti yang sudah saya jelaskan diatas. Platform WordPress sesungguhnya dapat memberikan kemudahan bagi mereka yang tidak mau dibuat pusing dengan berbagai macam script pemrograman.

Namun juga rekan-rekan harus mempersiapkan soal keamanan. Karena bagi Anda yang memiliki website dengan konten yang menarik pasti banyak orang yang iri dan ingin agar website Anda tidak dapat diakses.  Sehingga, lengkapi atau persenjatai blog milik Anda untuk mempertahankan diri dari gempuran attacker.

Lebih baik mempersiapkan dari pada memperbaiki karena itu akan membuat Anda sakit gigi. Dijamin!

Silahkan berkomentar dibawah jika menurut Anda ada hal yang perlu kita diskusikan tentang alasan migrasi Blogger ke WordPress, atau jika terdapat pertanyaan yang bisa saya ulas di artikel berikutnya.

Opinions

Join the Discussion